Share


Masa lalu tak akan pernah kembali, yang kita hadapi adalah saat sekarang ini… tak ada yang lebih penting dari pada saat ini… karena masa lalu adalah memori sedangkan masa depan adalah harapan….
Hal ini tak pernah kusadari sebelumnya… Aku, yang selalu berlari mengejar sesuatu di depanku… Aku ingin menjadi sesuatu seperti dalam gambaranku… Aku ingin menjadi seseorang yang dikenang sebagai seorang yang hebat…. Aku ingin berbeda dari yang lain, karena aku tau… aku istimewa…
Itu dulu… Sampai aku merasa lelah dalam pencarianku, sampai aku berada pada titik nadir hidupku… dan pasrah….
Dalam kepasrahanku….aku tau, apa yang kucari… kenyataan membuka mata hatiku, membuka telinga jiwaku, bahwa yang aku cari ternyata sederhana… Aku ingin hidup tenang dan bahagia….
Apakah itu sederhana???
Ternyata… ya… Sangat sederhana…. Saat aku mendengar degup jantung anakku, saat aku mendengar celotehnya, saat aku mendengar tawanya… Saat aku melihat cinta dimata bulatnya… Saat aku melihat cucur keringat suamiku tercinta… Saat itu hidupku menjadi lengkap dan sempurna….
Tak ada lagi yang kubutuhkan… Tak ada lagi niat untuk berbeda, tak ada lagi niat untuk mencari kesempurnaan, tak ada lagi perasaan ingin berkemas dan pergi ke tempat-tempat jauh…. Semuanya hilang tersapu belaian tangan kecil dalam pelukku…
Aku menyadari sekarang, bahwa bahagia datang disaat kita menikmati apa yang kita punya… mencintai apa yang menjadi milik kita, mensyukuri apa yang diberi Tuhan pada kita… Bahagia ada di dalam hati kita, tak perlu berkelana mencarinya… karena ia akan singgah didalam hati yang bisa mensyukuri hari ini….
Share

Dulu kita yakin bahwa masa pacaran adalah masa penjajak-an… masa mengenal pasangan kita… Sekarang… kita tau bahwa itu tidak benar… Karena orang yang kita pacari ternyata berbeda dengan orang yang kita nikahi…. Mereka memang punya nama, wajah dan tubuh yang sama, tetapi sangat berbeda…

Hal ini membuat kita berfikir ‘ Apakah dia telah berubah??’ atau akan timbul pertanyaan ‘Apakah dia sudah bosan dengan kita’ atau ‘Dia sengaja menipu kita, dulunya??’

Sebenarnya… tidak, kawan…

Dia memang sudah begitu dari dulunya, memang itulah dirinya yang sesungguhnya… Hanya saja, sekarang kita hidup dengannya 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu… hanya itu saja…

Dulu (waktu pacaran…), kita mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya saat berjumpa dengannya… mandi (kadang bisa 2-3 jam dalam kamar mandi… ga peduli orang lain di rumah juga ingin mandi… ga peduli sabun yang baru dibuka tinggal setengah saja), pakai parfum (kadang nyolong parfum sodara… ga ingat dia akan mencak-mencak kalau ketahuan…), beli baju baru (kadang duit buat beli buku yang dipakai… ntar bukunya foto copy punya teman…), bawa bunga (untuk menarik hatinya, ga peduli kalau itu bunga kesayangan mama…) dan bahkan ada juga yang menyiapin duit lebih dengan membongkar celengan yang rencananya buat beli sepatu… yang akhirnya sepatu sodara yang dipakai berdua (hahaha…)

Ada banyak ritual yang kita lakukan untuk menarik hati pacar kita, agar dia betah berada dekat kita… agar dia mau diajak jalan-jalan (walaupun terkadang cuma ngitari pasar Padang Panjang sebanyak 5-7 kali putaran (orang-orang ada yang suka ngitungin lo… hahaha… baru tau kan???).

Sekarang… setelah dia menjadi pasangan kita (baik suami atau istri atau apapun namanya…), kita tak lagi berdandan habis-habisan… Kita lupa untuk mandi, kita lupa pakai parfum (mo nyolong punya sodara, sodara juga sudah ga dirumah, udah tinggal sendiri…), kita jarang beli baju baru (baju kemaren dipakai sampai besok… karena ga ada lagi duit buku yang bisa dipakai buat beli baju…), kita ga pernah lagi bawa bunga (kalau pasangan minta, biasanya kita ngeles… aaah, bunga duit aja…), bahkan kita sering ngaku ga punya duit (biar istri atau suami ga minta dibeliin macam-macam…).

Itu kenyataan yang kita hadapi sekarang… saran saya, jika anda punya masalah seperti ini :

1. Sebelum pasangan anda pulang (kalau sempat…) mandilah dengan cermat, jika sabun yang ada dikamar mandi sudah 4-5 hari di pakai, bukalah sabun baru… mandilah sampai sabun itu tinggal setengah (jika merasa terlalu lama, boleh dipakai untuk mencuci baju… biar cepat berkurangnya…), jadi anda telah mempertahankan tradisi sewaktu pacaran dulu… Dan mintalah pasangan anda untuk melakukan hal yang sama.

2. Pakailah parfum setiap setengah jam… karena parfum sekarang banyak yang baunya tak bertahan lama… (usahakan parfum itu anda colong dari sodara… sehingga ketika sodara anda datang mencak-mencak anda bisa memperlihatkan pada pasangan anda bahwa anda sama sekali tak berubah…)

3. Belilah baju baru (karena budget buku telah dihilangkan… pakailah budget belanja sehari-hari, jika pasangan anda butuh makan siang atau malam, berilah dia foto copy makanan kemaren… benda ini sangat bermanfaat karena bisa dipakai berulang kali…)

4. Bawalah bunga jika pulang ke rumah, berikan dengan cinta pada pasangan anda (usahakan bunga itu bunga kesayangan mama anda… jika sudah tak ada boleh ambil bunga tetangga anda… yang terakhir ini lebih gampang dan lebih praktis…)

5. Mengakulah bahwa anda selalu punya duit lebih (boleh bongkar celengan anda atau ambil di rekening anda… nanti soal sepatu, anda boleh pinjam punya istri atau suami anda (ini jauh lebih romantis)

6. Terakhir, bawalah pasangan anda mengitari pasar Padang Panjang… dan tunjukkan pada orang yang menghitungnya bahwa sekarang anda mengitarinya 7-9 kali…

Semua itu adalah tips untuk memperlihatkan kepada pasangan anda bahwa anda sama sekali tak berubah… demi dia.. lakukanlah dengan penuh cinta… Moga cinta tetap tumbuh di hati kita…

Share
Waktu SMA, pagi-pagi bergegas ke sekolah... (judulnya mengejar cita-cita...), dibanyak buku ditulis cita-citaku ingin jadi..... 
setiap bertemu dengan guru, guru bertanya...' kamu ingin jadi apa?' bertemu dengan teman ditanya "jadi apo ang bisuak???"... 
   Sekarang, setiap pagi bergegas menyiapkan anak ke sekolah... setiap bertemu orang pertanyaannya 'Lah bara urang anak???', bertemu dengan teman dan guru SMA dulu, pertanyaannya sama 'Lah bara anak??'...
Ndak ado yang batanyo 'Baa cito-cito dulu lai sampai???'...
     Kalau tau seperti ini, selepas SMA aku akan menikah secepatnya... sehingga siapa yang bertanya dengan gampang dijawab... 
'MANANG DEN LAI....'
Album @94 SMA PAPA
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...